ASKEP ABORTUS INKOMPLIT PDF

Gambut Banjarmasin : Married : Mr. S : 20 years old : Private : Junior high school. Nursing History a. Main complaint Client said that she feel pain on the abdomen and anxiety. Mother perception to pregnancy Client said that feel anxiety because his pregnancy problem. Its pregnancy can make change behavior his pregnancy problem No change with live day.

Author:Arashijin Kazrakazahn
Country:Guinea
Language:English (Spanish)
Genre:Career
Published (Last):10 March 2014
Pages:204
PDF File Size:6.81 Mb
ePub File Size:13.80 Mb
ISBN:827-9-11703-423-3
Downloads:50379
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Mozshura



This document was uploaded by user and they confirmed that they have the permission to share it. If you are author or own the copyright of this book, please report to us by using this DMCA report form. Report DMCA. Home current Explore. Words: 3, Pages: Preview Full text. Konsep Dasar Penyakit 1.

Definisi Abortus Abortus adalah keluarnya janin sebelum mencapai viabilitas. Dimana masa gestasi belum mencapai usia 20 minggu dan beratnya kurang dari gr Mansjoer, Pengguguran kandungan atau aborsi atau abortus adalah berakhirnya kehamilan sebelum janin dapat hidup di dunia luar, tanpa mempersoalkan penyebabnya.

Bayi baru mungkin hidup di dunia luar bila berat badannya telah mencapai lebih daripada gram atau umur kehamilan lebih daripada 20 minggu. Salmah, Istilah abortus dipakai untuk menunjukkan pengeluaran hasil konsepsi sebelum janin dapat hidup di luar kandungan. Abortus ditentukan sebagai pengakhiran kehamilan sebelum janin mencapai berat gram atau kurang dari 20 minggu Prawirohardjo S, Infeksi akut : virus, misalnya cacar, rubella, hepatitis.

Infeksi bakteri, misalnya streptokokus. Parasit, misalnya malaria. Infeksi kronis : Sifilis, biasanya menyebabkan abortus pada trimester kedua. Tuberkulosis paru, aktif, pneumonia. Keracunan, misalnya keracunan tembaga, timah,air raksa, dan lain-lain.

Penyakit kronis, misalnya : hipertensi, nephritis, diabetes, anemia berat penyakit jantung : toxemia gravidarum. Gangguan fisiologis, misalnya syok, ketakutan, dan lain-lain. Trauma fisik. Penyebab yang bersifat lokal: Fibroid, inkompetensia serviks.

Radang pelvis kronis, endometrtis. Retroversi kronis. Hubungan seksual yang f. Kelainan alat kandungan.

Kelainan kromosom. Lingkungan diendometrium disekitar tempat implantasi kurang sempurna sehingga penberian zat-zat makanan pada hasil konsepsi terganggu. Penyakit plasenta, misalnya inflamasi dan degenerasi. Klasifikasi Abortus Menurut Nugroho , abortus dibagi menjadi : a.

Abortus Provokatus : Disengaja, digugurkan. Abortus Spontan : Terjadi dengan sendirinya, keguguran. Biasanya abortus spontan dikarenakan kurang baiknya kualitas sel telur dan sel sperma. Manifestasi Klinis Menurut Mansjoer tanda dan gejala abortus secara umum yaitu : a. Terlambat haid atau amenorhe kurang dari 20 minggu b.

Pada pemeriksaan fisik : keadaan umum tampak lemah kesadaran menurun, tekanan darah normal atau menurun, denyut nadi normal atau cepat dan kecil, suhu badan normal atau meningkat.

Perdarahan pervaginam kemungkinan disertai dengan keluarnya jaringan hasil konsepsi. Rasa mulas atau kram perut, didaerah atas simfisis, sering nyeri pingang akibat kontraksi uterus. Pemeriksaan Penunjang Menurut Mansjoer pemeriksaan penunjang yang dilakukan pada abortus yaitu : a. Tes kehamilan positif jika janin masih hidup dan negatif bila janin sudah mati b. Pemeriksaan fibrinogen dalam darah pada missed abortion Data laboratorium tes urine, hemoglobin dan hematokrit, menghitung trombosit d.

Penatalaksanaan Medis Menurut Rukiyah , penatalaksanaan pada abortus : a. Abortus iminens 1 Istirahat baring agar aliran darah ke uterus bertambah dan rangsang mekanik berkurang.

Sebagian besar ahli tidak menyetujuinya, dan mereka yang menyetujui bahwa harus ditentukan dahulu adanya kekurangan hormone progesteron. Apabila difikirkan bahwa sebagian besar abortus didahului oleh kematian hasil konsepsi dan kematian ini dapat disebabkan oleh banyak factor, maka pemberian hormon progesteron memang tidak banyak manfaatnya.

Berikan preprat hematinik misalnya, sulfas ferosus mg. Abortus insipiens 1 Bila perdarahan tidak banyak, tunggu terjadinya abortus spontan tanpa pertolongan selama 36 jam dengan diberikan morfin. Suntikan ergometrin 0,5 mg IM. Abortus incomplit 1 Bila disertai syok karena perdarahan, berikan infus NaCl fisiologis atau Ringer Laktat dan selekas mungkin ditransfusi darah.

Abortus komplit 1 Bila pasien baik, berikan ergometri 3 x 1 tablet selama hari. Abortus terapeutik Menurut Sastrawinata , abortus terapeutik dapat dilakukan dengan cara: 1 Kimiawi : pemberian secara ekstrauterin atau intrauterin obat abortus, seperti prostaglandin, antiprogesteron, atau oksitosin.

Dilatasi serviks dilanjutkan dengan evakuasi, dipakai dilator Hegar - dilanjutkan dengan kuretase. Komplikasi Ada pun komplikasi medis yang dapat timbul pada ibu : Prawirohardjo, a. Perforasi Dilatasi dan kerokan yang dilakukan menyebabkan kemungkinan terjadinya perforasi dinding uterus, yang dapat menjurus ke rongga peritoneum, ke ligamentum latum, atau ke kandung kencing.

Bahaya perforasi ialah perdarahan dan peritonitis. Luka pada serviks uteri Apabila jaringan serviks keras dan dilatasi dipaksakan maka dapat timbul sobekan pada serviks uteri yang perlu dijahit. Apabila terjadi luka pada ostium uteri internum, maka akibat yang segera timbul ialah perdarahan yang memerlukan pemasangan tampon pada serviks dan vagina.

Akibat jangka panjang ialah kemungkinan timbulnya incompetent cerviks. Pelekatan pada kavum uteri Sisa-sisa hasil konsepsi harus dikeluarkan, tetapi jaringan miometrium jangan sampai terkerok, karena hal itu dapat mengakibatkan terjadinya perlekatan dinding kavum uteri di beberapa tempat. Sebaiknya kerokan dihentikan pada suatu tempat apabila pada suatu tempat tersebut dirasakan bahwa jaringan tidak begitu lembut lagi.

Perdarahan Kerokan pada kehamilan yang sudah agak tua atau pada mola hidatidosa terdapat bahaya perdarahan. Oleh sebab itu, jika perlu hendaknya dilakukan transfusi darah dan sesudah itu, dimasukkan tampon kasa ke dalam uterus dan vagina.

Infeksi Apabila syarat asepsis dan antisepsis tidak diindahkan, maka bahaya infeksi sangat besar. Infeksi kandungan yang terjadi dapat menyebar ke seluruh peredaran darah, sehingga menyebabkan kematian. Bahaya lain yang ditimbulkan abortus kriminalis antara lain infeksi pada saluran telur. Akibatnya, sangat mungkin tidak bisa terjadi kehamilan lagi. Konsep Dasar Asuhan Keperawatan 1. Pengkajian Adapun hal-hal yang perlu dikaji adalah : a. Biodata : mengkaji identitas klien dan penanggung yang meliputi ; nama, umur, agama, suku bangsa, pendidikan, pekerjaan, status perkawinan, perkawinan ke- , lamanya perkawinan dan alamat b.

Keluhan utama : Kaji adanya menstruasi tidak lancar dan adanya perdarahan pervaginam berulang c. Riwayat kesehatan , yang terdiri atas : 1 Riwayat kesehatan sekarang yaitu keluhan sampai saat klien pergi ke Rumah Sakit atau pada saat pengkajian seperti perdarahan pervaginam di luar siklus haid, pembesaran uterus lebih besar dari usia kehamilan.

Pola aktivitas sehari-hari : Kaji mengenai nutrisi, cairan dan elektrolit, eliminasi BAB dan BAK , istirahat tidur, hygiene, ketergantungan, baik sebelum dan saat sakit. Pemeriksaan laboratorium : 1 Darah dan urine serta pemeriksaan penunjang : rontgen, USG, biopsi, pap smear.

Data lain-lain : 1 Kaji mengenai perawatan dan pengobatan yang telah diberikan selama dirawat di RS. Diagnosa Keperwatan Menurut Herdman , kemungkinan diagnosa yang muncul pada pasien dengan abortus yaitu : a. Ansietas berhubungan dengan kurang terpajannya informasi mengenai abortus.

Nyeri akut berhubungan dengan kontraksi uterus. Kekurangan volume cairan berhubungan dengan perdarahan pervaginam. Risiko syok hipovolemik. Risiko infeksi. Monitor suhu dan pernafasan. Monitor input dan output. Monitor tanda dan gejala asites. Mata suhu kulit, denyut jantung, HR, dan ritme, …. Syok tidak terjadi dengan tidak ditemukan 2. Demam tidak ditemukan 3.

Monitor fungsi neurologis 2. Monitor fungsi renal e. BUN dan Cr level 3. Monitor tekanan nadi 4. Monitor status cairan input output 5. Catat gas darah arteri dan oksigen di jaringan 6. Monitor EKG 7. Memanfaatkan pemantauan jalur arteri untuk meningkatkan akurasi pembacaan tekanan darah 8. Menggambar gas darah arteri memonitor jaringan oksigenasi 9. Memantau tren dalam dan parameter hemodinamik Memantau faktor penentu pengiriman jalur oksigen

DOTZAUER CELLO METHOD VOL 1 PDF

Laporan Pendahuluan Abortus Inkomplit

Thank you for interesting in our services. We are a non-profit group that run this website to share documents. We need your help to maintenance this website. Please help us to share our service with your friends. Share Embed Donate. Kepala Ruang ………………………….. DEFINISI Abortus adalah ancaman atau pengeluaran hasil konsepsi pada usia kehamilan kurang dari 20 minggu atau berat janin kurang dari gram, sebelum janin mampu hidup diluar kandungan Nugroho,

FTAM PROTOCOL PDF

Abortus William

This document was uploaded by user and they confirmed that they have the permission to share it. If you are author or own the copyright of this book, please report to us by using this DMCA report form. Report DMCA. Home current Explore.

LEONIS LE TALISMAN DES PHARAONS PDF

Lp Abortus

Transgenic proteins in agricultural biotechnology: The toxicology forum 40th annual summer meetingsuch as Golden Rice. C6X series jaw crusher. JC series jaw crusher. Jaw crusher.

Related Articles