ASKEP OSTEOMIELITIS PDF

This document was uploaded by user and they confirmed that they have the permission to share it. If you are author or own the copyright of this book, please report to us by using this DMCA report form. Report DMCA. Home current Explore.

Author:Dasar Mikale
Country:Kazakhstan
Language:English (Spanish)
Genre:Environment
Published (Last):20 January 2004
Pages:124
PDF File Size:4.14 Mb
ePub File Size:18.8 Mb
ISBN:627-5-95304-731-5
Downloads:12443
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Faera



This document was uploaded by user and they confirmed that they have the permission to share it. If you are author or own the copyright of this book, please report to us by using this DMCA report form. Report DMCA. Home current Explore. Words: 4, Pages: Preview Full text. Konsep Dasar Medik 1.

Pengertian Diabetes mellitus adalah gangguan metabolisme yang ditandai dengan hiperglikemi yang berhubungan dengan abnormalitas metabolisme karbohirat, lemak, dan protein yang disebabkan oleh penurunan sekresi insulin atau penurunan sensitivitas insulin atau keduanya dan menyebabkan komplikasi kronis mikrovaskuler, makrovaskuler, dan neuropati Yuliana elin, dalam NANDA NIC NOC Ulkus adalah luka terbuka pada permukaan kulit atau selaput lender dan ulkus adalah kematian jaringan yang luas dan disertai invasif kuman saprofir.

Adanya kuman saprofit tersebut menyebabkan ulkus berbau, ulkus diabetikum juga merupakan salah satu gejala klinik dan perjalanan penyakit DM dengan neuropati perifer Andyagreeni, Ulkus Diabetik merupakan komplikasi kronik dari Diabetes Mellitus sebagai sebab utama morbiditas, mortalitas serta kecacatan penderita Diabetes.

Kadar LDL yang tinggi memainkan peranan penting untuk terjadinya ulkus diabetik melalui pembentukan plak atherosklerosis pada dinding pembuluh darah Zaidah Gangren adalah proses atau keadaan yang ditandai dengan adanya jaringan mati atau nekrosis, namun secara mikrobiologis adalah proses nekrosis yang disebabkan oleh infeksi Askandar, Ganggren adalah akibat dari kematian sel dalam jumlah besar, ganggren dapat diklasifikasikan sebagai kering atau basah.

Ganggren kering meluas secara lambat dengan hanya sedikit gejala, ganggren kering serimh dijumpai di ekstremitas umumnya terjadi akibat hipoksia lama. Gangren basah adalah suatu daerah dimana terdapat jaringan mati yang cepat peluasannya, sering ditemukan di organ-organ dalam, dan berkaitan dengan infasi bakteri kedalam jaringan yang mati tersebut. Ganggren ini menimbulkan bau yang kuat dan biasanya disertai oleh manifestasi sistemik.

Ganggren basah dapat timbul dari ganggren kering. Ganggren diabetik adalah nekrosis jaringan pada bagian tubuh perifer akibat penyakit diabetes mellitus. Biasanya gangren tersebut terjadi pada daerah tungkai. Keadaan ini ditandai dengan pertukaran sekulitis dan timbulnya vesikula atau bula yang hemoragik kuman yang biasa menginfeksi pada gangren diabetik adalah streptococcus Soeatmaji, Kaki diabetik adalah kaki yang perfusi jaringannya kurang baik karena angiopati dan neuropati selain itu terdapat pintas arteri-vena di ruang subkutis sehingga kaki tampak merah dan mungkin panas tetapi perdarahan kaki tetap kurang.

Gangren Kaki Diabetik adalah luka pada kaki yang merah kehitamhitaman dan berbau busuk akibat sumbatan yang terjadi di pembuluh darah sedang atau besar di tungkai. Askandar, Jadi dapat disimpulkan bahwa gangren adalah kematian jaringan, biasanya berhubungan dengan berhentinya aliran darah ke daerah yang terkena. Klasifikasi Wagner membagi gangren diabetik menjadi enam tingkatan, yaitu : a. Derajat 0 : Tidak ada lesi terbuka, kulit masih utuh dengan kemungkinan b.

Derajat I : Ulkus superfisial terbatas pada kulit. Derajat II : Ulkus dalam menembus tendon dan tulang. Derajat III : Abses dalam, dengan atau tanda osteomielitis. Derajat IV : Gangren jari kaki atau bagian distal kaki dengan atau tanpa selulitis. Derajat V : Gangren seluruh kaki atau sebagian tungkai. Sedangkan Brand dan Ward membagi gangren diabetik menjadi dua golongan : a. Gangren diabetik akibat Iskemia Gangren diabetic jenis ini disebabkan penurunan aliran darah ke tungkai akibat adanya mikroangiopati aterosklerosis dari pembuluh darah besar di tungkai, terutama di daerah betis.

Gambaran klinis : 1 Penderita mengeluh nyeri waktu istirahat 2 Pada perabaan terasa dingin 3 Pulsasi pembuluh darah kurang kuat 4 Didapatkan ulkus sampai gangren b. Gangren diabetik akibat neuropati Terjadi kerusakan syaraf somatik dan otonomik, tidak ada gangguan dari sirkulasi. Klinis dijumpai kaki yang kering, hangat, kesemutan, mati rasa, oedem kaki dengan pulsasi pembuluh darah kaki teraba baik.

Etiologi Faktor — faktor yang berpengaruh atas terjadinya gangren kaki diabetik dibagi menjadi endogen dan faktor eksogen. Faktor endogen : 1 Genetik 2 Metabolik 3 Angiopati diabetik 4 Neuropati diabetik b. Faktor eksogen : 1 Trauma 2 Infeksi 3 Obat Sedangkan faktor-faktor yang berpengaruh pada ulkus atau gangrene kaki diabetik secara garis besar menurut Tjokroprawiro, dibedakan menjadi 2 yaitu : 1 Faktor endogen: neuropati, angiopati, menurunnya system imun 2 Faktor eksogen: trauma, dan Infeksi Berbagai faktor resiko yang dapat mempengaruhi timbulnya gangren diabetik adalah neuropati, iskemia, dan infeksi Sutjahyo, Iskemia disebabkan karena adanya penurunan aliran darah di tungkai akibat mikroangiopati aterosklerosis dari pembuluh darah besar di tungkai terutama pembuluh darah di daerah betis.

Hal ini disebabkan karena beberapa faktor resiko lebih banyak dijumpai pada diabetes mellitus sehingga memperburuk fungsi endotel yang berperan terhadap terjadinya proses atherosklerosis.

Kerusakan endotel ini merangsang agregasi platelet dan timbul trombosis, selanjutnya akan terjadi penyempitan pembuluh darah dan timbul hipoksia. Iskemia atau gangren diabetik dapat terjadi akibat dari atherosklerosis yang disertai trombosis, pembentukan mikrotrombin akibat infeksi, kolesterol emboli yang berasal dari plak atheromatous dan obat — obat vasopressor. Anatomi Fisiologi a. Anatomi Pankreas Pankreas terletak melintang di bagian atas abdomen di belakang gaster di dalam ruang retropritoneal.

Di sebelah kiri ekor pankreas mencapai hilus limpa di arah kronidorsal dan bagian atas kiri kaput pankreas dihubungkan dengan korpus pankreas oleh leher pankreas yaitu bagian pankreas yang lebarnya biasanya tidak lebih dari 4 cm, arteri dan vena mesentrika superior unsinatis pankreas.

Pankreas terdiri dari dua jaringan utama yaitu : 1 Asinus, yang mengekskresikan pencernaan ke dalam duodenum 2 Pulau langerhans, yang tidak mempunyai alat untuk mengeluarkan getahnya namun sebaliknya mensekresi insulin dan glukagon langsung ke dalam darah. Pankreas manusia mempunyai juta pulau langerhans, setiap pulau langerhans hanya berdiameter 0,3 mm dan tersusun mengelilingi pembuluh darah kapiler.

Pulau langerhans mengandung tiga jenis sel utama, yakni sel-alfa, beta dan delta. Granula sel B merupakan bungkusan insulin dalam sitoplasma sel. Tiap bungkusan bervariasi antara spesies satu dengan yang lain. Dalam sel B, molekul insulin membentuk polimer yang juga kompleks dengan seng.

Perbedaan dalam bentuk bungkusan ini mungkin karena perbedaan dalam ukuran polimer atau agregrat seng dari insulin. Insulin disentesis di dalam retikulum endoplasma sel B, kemudian di angkut ke aparatus golgi, tempat ia dibungkus di dalam granula yang diikat membran.

Granula ini bergerak ke dinding sel oleh suatu proses yang tampaknya sel ini yang mengeluarkan insulin ke daerah luar dengan eksositosis. Kemudian insulin melintasi membran basalis sel B serta kapiler berdekatan dan endotel fenestrata kapiler untuk mencapai aliran darah Ganong, Fungsi pankreas ada 2 yaitu : 1 Fungsi eksorin yaitu membentuk getah pankreas yang berisi enzim dan elektrolit. Fisiologi Pankreas Kelenjar pankreas dalam mengatur metabolisme glukosa dalam tubuh berupa hormon. Hormon yang disekresikan oleh sel-sel di pulau langerhans.

Hormon-hormon ini dapat diklasifikasikan sebagai hormon yang merendahkan kadar glukosa darah yaitu insulin dan hormon yang dapat meingkatkan glukosa darah yaitu glukagon. Fisiologi Insulin Hubungan yang erat antara berbagai jenis sel di pulau langerhans menyebabkan timbulnya pengaturan secara langsung sekresi beberapa jenis hormone lainnya, contohnya insulin menghambat sekresi glukagon, somatostatin menghambat sekresi glukagon dan insulin.

Insulin dilepaskan pada suatu kadar batas oleh sel-sel beta pulau langerhans. Ransangan utama pelepasan insulin di atas kadar basal adalah peningkatan kadar glukosa darah.

Manifestasi Klinis Ulkus Diabetikum akibat mikriangiopatik disebut juga ulkus panas walaupun nekrosis, daerah akral itu tampak merah dan terasa hangat oleh peradangan dan biasanya teraba pulsasi arteri dibagian distal. Proses mikroangipati menyebabkan sumbatan pembuluh darah, sedangkan secara akut emboli memberikan gejala klinis 5 P yaitu : a. Pain nyeri. Paleness kepucatan. Paresthesia kesemutan. Pulselessness denyut nadi hilang e. Paralysis lumpuh. Bila terjadi sumbatan kronik, akan timbul gambaran klinis menurut pola dari fontaine: a.

Stadium I : asimptomatis atau gejala tidak khas kesemutan. Stadium II : terjadi klaudikasio intermiten. Stadium III : timbul nyeri saat istitrahat.

Stadium IV : terjadinya kerusakan jaringan karena anoksia ulkus Smeltzer dan Bare, Gambaran klinik yang tampak adalah penderita mengeluh nyeri tungkai bawah waktu istirahat, kesemutan, cepat lelah, pada perabaan terasa dingin, pulsasi pembuluh darah kurang kuat dan didapatkan ulkus atau gangren. Adanya neurophaty perifer akan menyebabkan gangguan sensorik maupun motorik. Gangguan sensorik akan menyebabkan hilangnya atau menurunnya sensasi nyeri pada kaki, sehingga penderita akan mengalami trauma tanpa terasa, yang mengakibatkan terjadinya atropi pada otot kaki sehingga merubah titik tumpu yang mengakibatkan pula terjadinya ulkus pada kaki.

Ulkus yang terjadi pada kaki diabetik umumnya diakibatkan karena trauma ringan, ulkus ini timbul didaerah-daerah yang sering mendapat tekanan atau trauma pada telapak kaki, hal ini paling sering terjadi, didaerah sendi metatarsofalangeal satu dan lima didaerah ibu jari kaki dan didaerah tumit. Mula-mula inti penebalan hiper keratotik dikulit telapak kaki, kemudian penebalan tersebut mengalami trauma disertai dengan infeksi sekunder.

Ulkus terjadi makin lama makin dalam mencapai daerah subkutis dan tampak sebagaii sinus atau kerucut bahkan sampai ketulang.

Infeksi sendiri jarang merupakan faktor tunggal untuk terjadinya gangren. Infeksi lebih sering merupakan komplikasi yang menyertai gangren akibat ischemia dan neuropathy. Ulkus berbentuk bullae, biasanya berdiameter lebih dari satu sentimeter dan terisi masa, sisa-sisa jaringan tanduk, lemak pus dan krusta diatas dasar granulomatous. Ulkus berjalan progresif secara kronik, tidak terasa nyeri tetapi kadang-kadang ada rasa sakit yang berasal dari struktur jaringan yang lebih dalam atau lebih luar dari luka.

Bila krusta dan produk- produk ulkus dibersihkan maka tampak ulkus yang dalam seperti kerucut, ulkus ini dapat lebih progresif bila tidak diobati dan dapat terjadi periostitis atau osteomyelitis oleh infeksi sekunder akibatnya timbul osteoporosis, osteolisis dan destruktif tulang. Gejala Umum Penderita dengan gangren diabetik, sebelum terjadi luka keluhan yang timbul adalah berupa kesemutan atau kram, rasa lemah dan baal pada tungkai dan nyeri pada waktu istirahat.

Akibat dari keluhan ini, maka apabila penderita mengalami trauma atau luka kecil hal tersebut tidak dirasakan. Luka tersebut biasanya disebabkan karena penderita tertusuk atau terinjak paku kemudian timbul gelembung-gelembung pada telapak kaki. Kadang menjalar sampai punggung kaki dimana tidak menimbulkan rasa nyeri, sehingga bahayanya mudah terjadi infeksi pada gelembung tersebut dan akan menjalar dengan cepat Sutjahyo A, Apabila luka tersebut tidak sembuh-sembuh, bahkan bertambah luas baru penderita menyadari dan mencari pengobatan.

Biasanya gejala yang menyertai adalah kemerahan yang makin meluas, rasa nyeri makin meningkat, panas badan dan adanya nanah yang makin banyak serta adanya bau yang makin tajam.

Patofisiologi Sebagian besar gambaran patologik dari diabetes mellitus dapat dihubungkan dengan salah satu efek utama akibat kurangnya insulin berikut: a. Peningkatan mobilisasi lemak dari daerah penyimpanan lemak yang menyebabkan terjadinya metabolisme lemak yang abnormal disertai dengan endapan kolestrol pada dinding pembuluh darah. Berkurangnya protein dalam jaringan tubuh. Pasien — pasien yang mengalami defisiensi insulin tidak dapat mempertahankan kadar glukosa plasma puasa yang normal atau toleransi sesudah makan.

Glukosuria ini akan mengakibatkan diuresis osmotik yang menyebabkan poliuri disertai kehilangan sodium, klorida, potasium, dan pospat. Adanya poliuri menyebabkan dehidrasi dan timbul polidipsi.

FS CQ0765RT PDF

Lp Gangren Pedis

Reset the printing system. Oct 5, 9: A very nice compact color printer with satisfactory everyday use for the price, however, I am not happy with the black plastic attachment extension for the paper holder. Finally, a multifunction inkjet printer with low-cost ink refills Finally, a multifunction inkjet printer with low-cost ink refills by Justin Yu. I am going to use it in Africa where we are missionaries. Thus, the warranty has been removed from this product. Javascript is disabled in this browser. The refills are available in that part of the world for hp more than any other manufacturer.

HOLZWERKEN ZEITSCHRIFT PDF

Clase Osteomielitis

Embed Size px x x x x Moodie described gross and microscopical features identi- cal with those of osteomyelitis following fracture of the posterior dorsal spine of a Permian reptile. The Edwin-Smith Pa- pyrus, "the earliest surgical treatise" 4 mentions the word "ryt" pus five times in its hier- oglyphic text. Osteomielitis: Es la infeccin sea diseminada por va hematgena de un foco sptico a distancia o contiguo. The term osteomyelitis refers to infection of the bone marrow. Osteitis: Es la infeccin en hueso ntegro, no hematgena, que penetra por va directa o contigidad. In the Anglo-American world, osteomyelitis is the preferred term and is synonymously used for both conditions.

RAIMUND VON HELDEN GESUND IN SIEBEN TAGEN PDF

ASKEP OSTEOMIELITIS PDF FREE DOWNLOAD (bonus: barrons gre

.

Related Articles